<$BlogRSDUrl$>

Friday, May 7

14.200 Elit Inggris Masuk Islam. 

Jonathan Birt putra Lord Birt, dan Emma Clark, cucu perempuan bekas PM Herbert Asquith, hanyalah dua di antara hampir 14.000 elit Britania (Inggris) yang menyatakan diri masuk Islam. Inilah hasil studi yang jarang dipublikasikan, bahwa Islam telah menjadi agama paling diminati dan paling cepat berkembang di negeri Tony Blair itu.

Sebuah studi cukup kompeten pertama kalinya tentang fenomena orang-orang baru Islam itu, dilakukan oleh harian Sunday Times pada 22 Februari lalu. Koran itu mencatat sederetan nama-nama beken elit terkenal Inggris, mulai dari konglomerat, selebritis, hingga keturunan tokoh-tokoh establish senior Inggris, menyatakan diri masuk Islam setelah mereka mengaku kecewa dengan nilai-nilai Barat yang menjemukan.

Studi baru yang dilakukan Yahya (sebelumnya bernama Jonathan) Birt, putra Lord Birt – bekas Direktur Jenderal BBC, dia menyusun data-data valid yang pertama kali tentang fenomena sensitif itu. Bahwa telah terjadi gerakan orang-orang Kristen masuk Islam yang cukup signifikan. Yahya merujuk pada angka sensus terbaru Inggris, lalu merincinya. Akhirnya dia menyimpulkan temuannya, bahwa tak kurang 14.200 warga kulit putih Inggris masuk Islam.

“Gambaran Islam yang diproyeksikan oleh gerakan politik Islam sangat tidak menarik,” tukasnya mengenai alasan pemilihan objek tesis doktornya. Sebelumnya Birt pernah mengatakan, dia tidak memiliki alasan kenapa dia masuk Islam. “Namun dalam perenungan lebih lama, saya pikir Islam merupakan ajaran lengkap, seimbang, dan integral seluruh aspek ajarannya. Kehidupan spiritual orang-orang Islam juga menarik saya masuk Islam,” akunya.

Pada waktu yang sama, seorang tokoh Inggris terkenal masuk Islam. Dia adalah Emma Clark, cucu perempuan bekas PM Inggris, Herbert Asquith. Kakek Emma, PM Herbert Asquith. Emma Clark sendiri adalah seorang arsitek taman yang ikut membantu desain sebuah taman Islam bagi Prince of Wales, Highgrove, di rumahnya di Gloucestershire. Saat ini Emma juga ikut membantu membuat taman serupa bagi sebuah masjid di Woking, Surrey.(*/zie)

Dipublikasikan pada buletin Risalah Dakwah Al-Hidayah Edisi 01/Tahun II 1425/2004

Wasilah Ummahat Muslimat Peninggaran 

Bulan Muharam yang menjadi tonggak dimulainya penanggalan dalam Islam sudah sepatutnya dijadikan sebagai momen penting dalam mengembalikan keagungan Islam. Lebih khusus lagi peran Ummahat (baca: ibu-ibu) dalam menyiapkan generasi penerus di negeri ini dengan perpedoman pada Al-Quran dan Sunnah Rasul. Demikian dikemukakan Ustadzah Dra. Siti Nurjannah saat memberikan ceramah pada acara pelantikan Pengurus Wasilah Ummahat Muslimat Peninggaran di Masjid Al-Hidayah (Kamis, 18/03/04) kemarin.

Tidak hanya itu, dihadapan sekitar 400 orang yang hadir dalam acara itu, Siti Nurjannah –yang masuk dalam daftar caleg dari salah satu partai Islam—menekankan bahwa tahun baru hijriyah yang jatuh bersamaan berlangsungnya proses peralihan kepemimpinan yang merupakan bagian dari proses demokrasi merupakan momen penting bagi umat Islam untuk menentukan langkah ke depan dalam membangun bangsa ini.

Sementara itu, Ustadz Hambali S. Ag, selaku Ketua Umum Masjid Al-hidayah dalam sambutannya menilai kehadiran Wasilah Ummahat Muslimat merupakan tuntutan zaman dalam mengantisipasi berbagai masalah keluarga dan masyarakat khususnya di Peninggaran. Wasilah Ummahat Muslimat sendiri merupakan wadah silaturahmi dari 16 kelompok pengajian majlis taklim ibu-ibu yang ada di Peninggaran –yang selama ini mengadakan pengajian sendiri-sendiri— guna memaksimalkan kegiatan dan menyatukan langkah dalam melaksanakan kegiatan serta mengemban tugas sebagai kaum ibu dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak menatap masa depannnya.

Dengan adanya Wasilah Ummahat Muslimat ini, maka kegiatan majlis taklim ibu-ibu tidak hanya dihadiri oleh para anggota kelompoknya saja, melainkan diikuti oleh kelompok pengajian lainnya. Wasilah Ummahat Muslimat dalam rencana kerjanya akan mengadakan pertemuan pengajian bersama secara rutin sebulan sekali secara bergilir. Untuk yang pertama kalinya, Wasilah Ummahat Muslimat akan mengadakan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Kamis Minggu ketiga bulan April mendatang bertempat di Masjid Mujahidin Peninggaran Barat. (zie)

Dipubliksikan pada buletin Risalah Dakwah Al-Hidayah Edisi 01/Tahun II 1425/2004

Wasilah Ummahat Muslimat Peninggaran 

Bulan Muharam yang menjadi tonggak dimulainya penanggalan dalam Islam sudah sepatutnya dijadikan sebagai momen penting dalam mengembalikan keagungan Islam. Lebih khusus lagi peran Ummahat (baca: ibu-ibu) dalam menyiapkan generasi penerus di negeri ini dengan perpedoman pada Al-Quran dan Sunnah Rasul. Demikian dikemukakan Ustadzah Dra. Siti Nurjannah saat memberikan ceramah pada acara pelantikan Pengurus Wasilah Ummahat Muslimat Peninggaran di Masjid Al-Hidayah (Kamis, 18/03/04) kemarin.

Tidak hanya itu, dihadapan sekitar 400 orang yang hadir dalam acara itu, Siti Nurjannah –yang masuk dalam daftar caleg dari salah satu partai Islam—menekankan bahwa tahun baru hijriyah yang jatuh bersamaan berlangsungnya proses peralihan kepemimpinan yang merupakan bagian dari proses demokrasi merupakan momen penting bagi umat Islam untuk menentukan langkah ke depan dalam membangun bangsa ini.

Sementara itu, Ustadz Hambali S. Ag, selaku Ketua Umum Masjid Al-hidayah dalam sambutannya menilai kehadiran Wasilah Ummahat Muslimat merupakan tuntutan zaman dalam mengantisipasi berbagai masalah keluarga dan masyarakat khususnya di Peninggaran. Wasilah Ummahat Muslimat sendiri merupakan wadah silaturahmi dari 16 kelompok pengajian majlis taklim ibu-ibu yang ada di Peninggaran –yang selama ini mengadakan pengajian sendiri-sendiri— guna memaksimalkan kegiatan dan menyatukan langkah dalam melaksanakan kegiatan serta mengemban tugas sebagai kaum ibu dalam mendidik dan mencerdaskan anak-anak menatap masa depannnya.

Dengan adanya Wasilah Ummahat Muslimat ini, maka kegiatan majlis taklim ibu-ibu tidak hanya dihadiri oleh para anggota kelompoknya saja, melainkan diikuti oleh kelompok pengajian lainnya. Wasilah Ummahat Muslimat dalam rencana kerjanya akan mengadakan pertemuan pengajian bersama secara rutin sebulan sekali secara bergilir. Untuk yang pertama kalinya, Wasilah Ummahat Muslimat akan mengadakan kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Kamis Minggu ketiga bulan April mendatang bertempat di Masjid Mujahidin Peninggaran Barat. (zie)

Dipubliksaikan pada buletin Risalah Dakwah Al-Hidayah Edisi 01/Tahun II 1425/2004

This page is powered by Blogger. Isn't yours?